Wednesday, May 29, 2013

Sistem Pengalamatan Jaringan dengan TCP/IP Address

Pada jaringan komputer ada suatu model pengaturan untuk dapat menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya. Model TCP/IP menghubungkan antar komputer dengan metode pengalamatan komputer atau dikenal dengan IP Address. Berikut ini Saudara akan mempelajari protokol TCP/IP dan IP Address.

a. Protokol TCP/IP
Pernahkan Saudara mengikuti upacara bendera di sekolah? Jika Saudara perhatikan, rangkaian acara telah diatur dan dikendalikan oleh seorang yang berfungsi sebagai pemandu acara atau MC (Master of Ceremony). MC akan menentukan urutan acara, lama waktu, dan siapa yang bertugas. Di dalam jaringan komputer terdapat istilah Transport Connection Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Jaringan komputer dengan sistem operasi Windows, TCP/IP mempunyai peranan yang penting dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows.

b. IP Address
Tahu nomor rumah Saudara? Ya, hampir semua rumah mempunyai nomor. Nomor rumah penting artinya bagi penghuni di dalamnya baik untuk identitas maupun korespondensi.
Seperti halnya nomor rumah, IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tsaudara titik seperti 192.168.0.1.
Network ID Host ID
192 168 0 1
Tabel 2. Contoh IP Address.
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID. Network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch).
Jadi kalau Saudara mempunyai 2 atau 3 komputer, maka pada host ID dapat dituliskan 192.168.0.1 kemudian 192.168.0.2 dan 192.168.0.3.
Oleh sebab itu, IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.
c. Kelas-kelas IP Address
Untuk mempermudah pemakaian IP address dibagi dalam tiga kelas.
Kelas Network ID Host ID
A xxx.0.0.1 xxx.255.255.254
B xxx.xxx.0.1 xxx.xxx.255.254
C xxx.xxx.xxx.1 xxx.xxx.xxx.254
Tabel 3. Pembagian Kelas IP Address.
IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
Network ID = 113
Host ID = 46.5.6
Sehingga IP address di atas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.
IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1
Network ID = 132.92
Host ID = 121.1
Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit. Network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx
IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

10 trik menggunakan coding dari Visual Basic 6

10 trik menggunakan coding dari Visual Basic 6

Silahkan mencoba. :)

1.Denied deletion file, this trick are open the file for simultan so the windows couldn’t delete the file until the aplication end or stopped
private sub form_load()
timer1.interval = 1
end sub
Private sub timer1_timer()
Open PathFilenya For Input As 1
end sub

2.Random Coloured label, this trick will change your label each sec
Private Sub Timer1_Timer()
randomize()
Label1.ForeColor = RGB(Rnd * 255, Rnd * 255, Rnd * 255)
End Sub

3.Set the Attributes file without API function
Private Sub Command1_Click()
Setattr pathname,vbhidden+vbsystem+vbreadonly
End Sub
‘To make it normal
Private Sub Command1_Click()
Setattr pathname,vbnormal
End Sub

4. Animated form when unload
Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer)
On Error Resume Next
‘The form go up
Do Until Me.Top <= -5000 DoEvents Me.Move Me.Left, Me.Top – 10 DoEvents Loop Unload Me End Sub

5.Gradiation Back Color Form
Private Sub Form_Load()
Form1.AutoRedraw = True
For x = 0 To ScaleHeight
Line (1, x)-(ScaleWidth, x), RGB(5, 10, 255 – (x * 255) \ ScaleHeight)
Next x
End Sub

6. Select all content in textbox the easiest way and always used by POS or accounting application just insert these code to event proc
SendKeys “{home}+{end}”
7. UnClosed Form
Private Sub Form_Unload (Cancel as Integer)
Cancel = 1
End Sub

8. ASCII Detector
Private Sub Form_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
Me.Caption = KeyCode
End Sub

9. Check the existence of Folder or Files
‘Check the Folder
If Dir$(Text1.Text, vbDirectory) = “” Then
msgbox “Folder Not Exist”, vbinformation
ElseIf Dir$(Text1.Text, vbDirectory) <> “” Then
msgbox “Folder Exist”, vbinformation
End If
‘Check The File
If Dir(Text1.Text) = “” Then
msgbox “File Not Exist”, vbinformation
ElseIf Dir(Text1.Text) <> “” Then
msgbox “File Exist”, vbinformation
End If

10. Dragging the Form from around of your form
Private move_x As Integer
Private move_y As Integer
Private move_form As Boolean
Private Sub form_MouseDown(Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
move_x = X
move_y = Y
move_form = True
End Sub
Private Sub form_MouseMove(Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
If move_form Then
Me.Move Me.Left + X – move_x, Me.Top + Y – move_y
DoEvents
End If
End Sub
Private Sub form_MouseUp(Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
move_form = False
End Sub



Ohya, baca juga artikel: Menjadi Teknisi Komputer Yang Terampil

Saturday, May 25, 2013

16 Tenses Bahasa Inggris beserta Rumus dan Contoh Kalimat

A. Simple Present Tenses
Tenses ini digunakan untuk menyatakan sesuatu yang bersifat tetap, kebiasaan atau kebenaran yang hakiki. Karena sering menyangkut kejadian diwaktu lamapu, sekarang dan akan datang, Tenses ini paling sedikit mempunyai keterangan waktu tertentu.
Kalimat-kalimat bahasa inggris umumnya harus mempunyai subject(s) dan predicate(p). karena itu semua Tenses akan dipormulasi seperti itu.
Rumus:
+) Subject + to be + verb I + Main verb
+) Subject + verbI +(s/es)
Contoh :
  + he is handsome
(dia tampan)
? is he handsome?
(apakah dia tampan?)
  - he is not handsome
(dia tidak tampan)
Simple Present Tense dipakai ketika:
• Kejadiannya bersifat umum, atau
• Terjadi sepanjang waktu, atau kebiasaan di masa lampau, sekarang dan masa yang akan datang, atau
• Kejadiannya tidak hanya terjadi sekarang, atau
• Bersifat kebenaran umum, yang orang lain tidak dapat menyangkal lagi akan kebenarannya.

B. Present Continuous Tense
Tenses ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan yang benar-benar sedang dilakukan saat ini. Kalimat-kalimat dalam Tenses ini lebih sering dipakai dari pada present Tenses.
Rumus:
subject + to be (is, am, are) + kata kerja + ing

Tense ini dipakai untuk menjelaskan tentang:
• Kejadian yang sedang terjadi sekarang, atau
• Kejadian yang akan terjadi di masa yang akan datang
Contoh :
+ She is cooking in the kitchen.
(dia sedang memasak di dapur)
- She is not cooking in the kitchen
(dia tidak sedang memasak di dapur)
? is she cooking in the kitchen?
(Apakah dia sedang memasak di dapur?)

C. Present Perfect Tense
Rumus:
 subject + have + past participle (Kata Kerja Bentuk ke-3)

Tense ini digunakan untuk:
• Pengalaman
• Perubahan
• Situasi Yang berkelanjutan
Atau untuk menunjukan suatu peristiwa yang selesai pada waktu yang singkat (baru selesai)
Perhatikan contoh-contoh kalimatnya berikut ini:
+ they have met me
(mereka sudah menemui saya)
? have they met me?
(apakah mereka sudah menemui saya?
- they have not met me
( mereka belum menemui saya)

D. Present Perfect Continuous Tense
Rumus:
 subject + have / has + been + K.Kerja + ing

Kita menggunakan Tense ini untuk menjelaskan:
• Satu kejadian/kegiatan yang baru saja berlangsung
• Satu perbuatan yang berlangsung hingga sekarang (pada saat bicara masih terjadi)

Perhatikan contoh kalimat berikut:
+ They have been playing football
(Mereka telah sedang bermain sepakbola)
- They have not been playing football
(merka telah tidak sedang bermain sepakbola)
? have they been playing football?
( Apakah merka telah sedang bermain sepakbola?)

E. Simple Past Tense
Rumus Kalimat Positif:
subject + Kata Kerja Bentuk ke – 2

Rumus Kalimat Negatif :
subject + did + not + Kata Kerja Bentuk ke – 1

Rumus Kalimat Tanya:
Did + subject + Kata Kerja Bentuk ke – 1

Pengecualian: Ketika Predikat suatu kalimat bukan kata kerja, maka pengganti kata kerja tersebut adalah was (I, she, he, it) dan were (we, you, they).

Kapan kita memakai Simple Past Tense?
Kita memakai Tense ini untuk membicarakan tentang satu perbuatan yang terjadi di masa lampau.

Perhatikan contoh kalimat berikut:
+ They were student last year
(mereka pelajar tahun lalu)
- they were not student last year
(mereka bukan pelajar tahun lalu)
? were they student last year?
(apakah mereka pelajar tahun lalu?)

F. Past Continuous Tense
Rumus:
subject + was, were + Kata Kerja + ing
Kapan kita menggunakan Tense ini?
Tense ini menggambarkan suatu tindakan atau kejadian pada waktu tertentu di masa lampau.

Contoh:
+ We were joking.
- We were not joking
? Were we joking?

G. Past Perfect Tense

Rumus:
had + subject + Kata Kerja Bentuk ke - 3
Kapan kita menggunakan Past Perfect Tense?
Tense ini mengekspresikan tindakan di masa lalu sebelum tindakan lain terjadi, namun kejadiannya di masa lampau.
Perhatikan:
+ I had listen the radio when you come here
(aku sudah mendengar radio sebelum kamu datang

H. Past Perfect Continuous Tense
Rumus:
subject + had + been + Kata Kerja + ing

Kapan Kita menggunakan Past Perfect Continuous Tense?
Tense ini sama pemakaiannya dengan Past Perfect Tense, namun mengekspresikan tindakan-tindakan yang lebih lama di masa lampau sebelum tindakan lain terjadi.
Perhatikan:
She had been helping me when they went to scool
(dia telah sedang membantu saya ketika mereka telah pergi ke sekolah)

I. Simple Future Tense
Rumus:
subject + WILL/SHALL + Kata Kerja Bentuk I

Kapan kita mengunakan Simple Future Tense?
a. Tidak Ada Rencana Sebelumnya atau Menyatakan perbuatan/kejadian yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang
contoh :
• Hold on. I‘ll get a pen.

b. Prediksi
 
Contoh:
• It will rain tomorrow.
KALIMAT NON-VERBAL
Ketika predikat suatu kalimat bukan kata kerja, maka gunakan be untuk menggantikan kata kerja tersebut.
Contoh:
• I‘ll be in London tomorrow.
Catatan:
Ketika kita mempunyai rencana atau keinginan untuk melakukan suatu kegiatan di masa yang akan datang, maka gunakan be going to atau Present Continuous Tense untuk menggantikan will/shall.
J. Future Continuous Tense
Rumus:
subject + WILL + BE + Kata Kerja + ing
Kapan kita menggunakan Future Continuous Tense?
Tense ini menggambarkan suatu tindakan yang akan terjadi di waktu tertentu di masa yang akan datang.
Contoh:
He will be teaching me at eight tomorrow
(dia akan sedang mengajar saya pada jam delapan besok)

K. Future Perfect Tense
Rumus:
subject + WILL + HAVE + Kata Kerja Bentuk ke 3
Kapan Kita Menggunakan Future Perfect Tense?
Tense ini kita pakai untuk menggambarkan suatu kegiatan yang akan terjadi di masa yang akan datang sebelum kegiatan lain terjadi.
Contoh:
They will be tired when they arrive.
(mereka akan telah lelah ketika mereka datang)

L. Future Perfect Continuous Tense
Rumus:
Subject + WILL + HAVE + BEEN + Kata Kerja I + ing
Kapan kita memakai Future Perfect Continuous Tense?
Kita menggunakan Tense ini untuk membicarakan tentang suatu tindakan/kegiatan yang panjang sebelum beberapa saat di masa yang akan datang. 
Contoh:
• He will be tired when he arrives. He will have been traveling for 24 hours.
M. Past Future Tense
Untuk menyatakan suatu perbuatan/peristiwa yang akan terjadi diwaktu lampau.
Rumus:
subject + WOULD + Kata Kerja Bentuk I

Contoh :
She would not be at school tomorrow.
(Dia tidak akan ke sekolah besok)

N. Past Future Continuous Tense
Untuk menyatakan suatu perbuatan yang sedang terjadi di waktu lampau.
Rumus:
subject + WOULD + BE + Kata Kerja + ing

Contoh:
We would be having dinner at home yesterday.
(kita akan sedang makan malam di rumah kemarin)

O. Past Future Perfect Tense
untuk menyatakan suatu prbuatan atau peristiwa yang akan sedang terjadi di waktu lampau
Rumus:
subject + WOULD + HAVE + Kata Kerja Bentuk ke 3

Contoh:
she would have be finished to studied if he had not been lazy
(dia akan sudah tamat belajar jika dia tidak malas)

P. Past Future Perfect Continuous Tense
Untuk menyatakan suatu perbuatan/peristiwa yang akan sedang terjadi di waktu lampau
Rumus:
Subject + WOULD + HAVE + BEEN + Kata Kerja I + ing

Contoh:
We would have been waiting long.
(kita akan sudah sedang menunggu lama)

KESIMPULAN
Rumus Umum Tense adalah sbb:
No Tenses Rumus
1 Present Simple Tense S + V1 + dll
2 Present Continuous Tense S + is, am, are + V-ing + dll
3 Present Perfect Tense S + have,has + V3 + dll
4 Present Perfect Continuous Tense S + have, has + been + V-ing + dll
5 Past Simple Tense S + V2 + dll
6 Past Continuous Tense S + was, were + V-ing + dll
7 Past Perfect Tense S + had + V3 + dll
8 Past Perfect Continuous Tense S + had + been + V-ing + dll
9 Future Simple Tense S + will + V1 + dll
10 Future Continuous Tense S + will + be + V-ing + dll
11 Future Perfect Tense S + will + have + V3 + dll
12 Future Perfect Continuous Tense S + will + have + been + V-ing + dll
13 Past Future Simple Tense S + would + V1 + dll
14 Past Future Continuous Tense S + would + be + V-ing + dll
15 Past Future Perfect Tense S + would + have + V3 + dll
16 Past Future Perfect Continuous Tense S + would + have + been + V-ing + dll

Friday, May 24, 2013

Instalasi DHCP dan DNS pada Windows Server 2003

Apa itu Windows Server 2003 ?

Windows Server adalah suatu sistem operasi dari Microsoft yang diperuntukkan untuk kebutuhan server dalam mengelola jaringan komputer. Ada beberapa macam jenis produk dari windows server 2003 yaitu :
  • Windows Server 2003 Standard Edition
  • Windows Server 2003 Enterprise Edition
  • Windows Server 2003 Datacenter Edition
  • Windows Server 2003 Web Edition
  • Windows Small Business Server 2003
  • Windows Storage Server 2003
Edisi windows server 2003 ini dibuat untuk menggantikan windows 2000 Server dan Windows NT 4.0 Server yang telah lama digunakan banyak perusahaan dalam membangun server untuk jaringan komputer. Saat ini telah di-release Windows Server 2008. Adapun fitur-fitur yang ditawarkan oleh windows server 2003 standart edition yaitu :
  • Fitur standar sebuah server: file service, print service, atau application server yang dapat diinstalasi (seperti Microsoft Exchange Server, SQL Server, atau aplikasi lainnya)
  • Domain Controller server
  • PKI (public key infrastructure) server
  • Domain Name System (DNS)
  • Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)
  • Windows Internet Name Service (WINS)
  • Windows Terminal Services, meski kurang ideal untuk diimplementasikan dalam jaringan skala besar akibat adanya limitasi prosesordan memori
  • Mendukung pembagian beban jaringan, meski tidak dapat digunakan sebagai sebuah cluster
sebelum kita melakukan instalasi komponen DNS dan DHCP. Cek terlebih dahulu pada PC Anda apakah komponen tersebut telah terinstal atau belum. Biasanya, windows server 2003 standart edition tidak secara otomatis menginstal komponen-komponen tersebut. Jika belum ada, instal terlebih dahulu dan ikutilah langkah-langkah berikut :

  1. Masukkan CD Windows Server 2003 Standart Edition
  2. Buka Control Panel > Add Or Remove Programs, seperti gambar berikut :
  3. Pada panel di sebelah kiri Anda, pilih Add/Remove Windows Components, sehingga muncul seperti tampilan pada gambar berikut :
  4. Pilih Network Service, lalu klik tombol Advanced sehingga muncul seperti tampilan pada gambar berikut :
  5. Centang komponen DNS dan DHCP, lalu klik tombol OK sehingga muncul seperti tampilan berikut ini :
  6. Tunggulah hingga proses konfigurasi selesai dan Anda telah berhasil menginstal komponen DNS dan DHCP. Silakan cek pada Control Panel > Administrative Tools.

Apa itu Domain Name System (DNS) ?

Domain Name System (DNS) adalah sistem penamaan hirarkis yang dibangun pada database yang terdistribusi untuk sekumpulan komputer yang terhubung ke Internet atau jaringan pribadi. Sebuah analogi yang menjelaskan DNS bahwa kita akan lebih mudah mengingat suatu nama dibandingkan dengan sederetan angka-angka. Misal, ketika kita memiliki data kontak teman-teman kita berupa nomor handphone. Kemudian kita memberi nama yang mudah kita ingat untuk menyimpan data kontak tadi. Sehingga dengan memanggil nama yang ada di-list data kontak kita, secara otomatis kita akan terhubung kepada nomor handphone yang bersangkutan. Inilah konsep yang digunakan pada DNS.
DNS mendistribusikan tanggung jawab dalam menetapkan nama domain dan pemetaan nama ke alamat IP dengan menunjuk otorisasi name server untuk setiap domain. Otorisasi name server yang ditugaskan ini, bertanggung jawab khusus pada domainnya. Pada saatnya nanti dapat menetapkan otorisasi name server lain untuk subdomain-nya. Mekanisme ini telah membuat DNS terdistribusi dan fault tolerant terbantu menghindari kebutuhan pendaftaran terpusat sehinga dapat terus berkonsultasi dan diperbarui. Secara umum, DNS juga menyimpan jenis informasi lainnya, seperti daftar mail server yang menerima email untuk domain Internet tertentu. Dengan menyediakan sebuah worlwide, mendistribusikan kata kunci berdasarkan pengalihan layanan, DNS adalah komponen penting dari fungsionalitas dari Internet . Pengenal lainnya seperti tag RFID , UPCs , karakter International di alamat email dan nama host, dan berbagai pengenal lainnya berpotensi menggunakan DNS. DNS juga menetapkan fungsi teknis layanan ini dalam database. Hal ini mendefinisikan protokol DNS, terdefinisi secara rinci tentang struktur data dan pertukaran komunikasi yang digunakan dalam DNS, sebagai bagian dari Internet Protocol Suite.

Konfigurasi DNS pada Windows Server 2003 ?

  1. Pilih Start Menu > Administrative Tools > DNS
  2. Klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  3. Pilih “This server maintains the zone”, kemudian klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  4. Ketik domain name yang ingin dikonfigurasi, kemudian klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  5. Klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  6. Pilih “No, it should not forward queries”, kemudian klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  7. Konfigurasi DNS selesai

Apa itu Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) ?

Dynamic Host Configuration Protocol (DCHP) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung dalam jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. DHCP didefinisikan dalam RFC 2131 dan RFC 2132 yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task Force. DHCP merupakan ekstensi dari protokol Bootstrap Protocol (BOOTP).

Konfigurasi DHCP pada Windows Server 2003 ?

  1. Pilih Start Menu > Administrative Tools > DHCP
  2. Membuat scope pada DHCP, kemudian klik sehingga muncul seperti gambar berikut :
  3. Klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  4. Isi field Name, kemudian klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  5. Isi field start IP address dan End IP address, ikuti seperti contoh di atas kemudian klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  6. Kosongkan saja field-nya, klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  7. Wizard ini akan men-generate IP address masing-masing PC berdsarkan waktu yang ditentukan. Klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  8. Pilih Yes lalu klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  9. Kosongkan saja field-nya lalu klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  10. Kosongkan saja field-nya lalu klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  11. Kosongkan saja field-nya lalu klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  12. Pilih Yes kemudian klik tombol Next sehingga muncul seperti gambar berikut :
  13. Klik tombol finish, konfigurasi selesai

Thursday, May 23, 2013

LINUX VS WINDOWS

                                          LINUX    vs.  WINDOWS
Memang harus diakui keduanya punya kelebihan dan kekurangan. Windows terkenal user friendly dan linux tidak user friendly, walaupun bebarapa disto linux malah lebih user friendly dari windows, namun kebanyakan memang tidak. Windows mendukung hampir semua (bahkan semua) jenis hardware, atau mungkin bisa dibilang hardwarenya lah yang mendukung windows. Linux memang sudah sangat baik mendukung hardware, namun saja tidak sebaik windows.
Banyaknya malware yang berkembang di Windows, diakibatkan para penulis malware masih melihat prospek cerah jika mengincar Windows dibanding Linux. Ditemukan hanya sekitar 800 malware yang ditulis untuk Linux, dan tidak ada satupun yang sukses. Windows? Sudah terlalu banyak malware untuk Windows, namun hal itu malah menguntungkan bagi banyak pihak termasuk perusahaan yang bergerak dibidang sistem keamanan seperti Panda Software,avira, avast!, AVG, Kaspersky, Symantec, dll. Dan hal itupun lagi-lagi berbayar. Hingga sekarang pengguna Windows masih yang paling beresiko.
Sekarang bayangkan hal itu terbalik, jika 89,2% pengguna komputer rumahan bermigrasi ke Linux, kira-kira target selanjutnya dari penulis malware siapa?
Mengenai hal diatas, saya kira anda lupa menyebutkan bahwa perusaan-perusahaan yang bergerak dibidang IT sudah membuat program keamanan untuk linux.
Bagaimana jika para pakar malware itu mepelajari alur Linux dan mengambil keuntungan darinya?
Sederhananya sistem enkripsi mana yang lebih aman? yang algoritmanya diketahui banyak orang atau yang algoritmanya tertutup bagi umum?
Sepertinya anda belum mengetahui kaidah open source sesusungguhnya. Kalau memang seperti itu, lalu kenapa 90 % web hosting memilih Linux sebagai servernya kalau memang sistem enskripsi open source lebih tidak aman dari close source.
  ”Biarkanlah mereka memutuskan yang terbaik bagi dirinya sendiri”, namun tentunya harus di sajikan setidaknya dua pilihan bukan ?

bukan hanya satu pilihan. Dan saya pikir, 89,2 % memilih windows sebagai sistem operasi dikarenakan karena kebanyakan meraka hanya diberikan satu pilihan: windows. Dan itu tentu saja hal tersebut disebabkan atas dasar ketidaktahuan. Nah! itulah fungsi dari dari thread ini.
tetapi banyak orang masih memiliki banyak pertanyaan seperti:
Apakah dengan linux bisa :
1. Auto detect hardware (printer, webcam, flashdisk dll)
2. Jalanin/install software dengan extention .exe
3. Tampilan taskbar dan desktop seperti Windows
Kalo ada yang tau Distro apa yang lebih mudah digunakan khusunya bagi pemula dan mirip dengan Windows dalam hal tersebut di atas.
Mungkin kalo ada bisa memudahkan seseorang yang terlanjur fanatik pake Microsoft Windows untuk migrasi ke Linux.
Ditempatku ada hardware namanya Fargo (semacam printer untuk buat kartu kredit/name tag) apakah bisa dijalanin pada OS Linux juga ?

 ini adalah perbandingan secara umum :

Pembanding Windows Linux
Sifat close source open source
kernel tidak ada pengubahan kernel, hanya penambahan kode( SP1, SP2,dst) selalu berkembang, rilis teratur. info www.kernel.org
ketahahanan terhadap virus lemah. Jumlah virus windows sangat banyak kuat, jumlah virus linux sangat sedikit, karena keamanan yang kuat dan perkembangan kernel yang cepat.
keamanan lemah kuat
desktop bawan windows KDE, Gnome, LG3D, XFCE, dan banyak lagi yang lain
efek desktop aero glass(vista) ALGX, XGL, Beryl, LG3D
lisensi berbayar gratis
dukungan hardware semua hardware dispastikan didukung oleh windows kurang
Aplikasi Sangat banyak, dan mudah didapat Banyak, namun tidak sebanyak window

Memahami Informasi Tertulis Dalam Berbagai Teks



Memahami Informasi Tertulis Dalam Berbagai Teks
Jenis wacana :
1.       Narasi
2.       Deskripsi
3.       Eksposisi
4.       Argumentasi
5.       Persuasi

1.       Narasi
Pengertian : Teks yang berisi peristiwa yang di susun secara kronologis sehingga membentuk alur cerita / plot.
             Ciri- ciri :
a)      Ceritanya disampaikan secara urut berdasarkan urutan kejadian (alur).
b)      Biasanya terdapat tokoh di dalamnya.
c)       Cerita berupa kenyataan ( fakta / non fiksi ) atau khayalan ( fiksi ).
             Contoh :
a)      Novel – cerpen
b)      Biografi – otobiografi

2.   Deskripsi
Pengertian : Teks yang menggambarkan keadaan bentuk / suasana tertentu, seperti benda, orang, / tempat sesuai dengan objek yang sebenarnya sehingga pembaca seolah- olah melihat sendiri, merasa/ mendengar hal tesebut.
             Contoh tema teks deskripsi :
a)      Keindahan Danau Toba
b)      Kondisi Aceh Pasca Tsunami
             Dilihat dari sifat objeknya, deskripsi dibedakan atas 2 macam :
a)      Deskripsi imajinatif / impresionis ialah deskripsi yang menggambarkan objek benda sesuai kesan / imajinasi si penulis.
b)      Deskripsi faktual / Ekspositoris ialah deskripsi yang menggambarkan objek berdasarkan urutan logika / fakta- fakta yang dilihat.
3.  Eksposisi
Pengertian : eksposisi / pemaparan adalah teks yang berisi pemaparan ( penjelasan ) terhadap suatu konsep, gagasan, ide, dengan tujuan menguraikan, mengupas, menerangkan sesuatu yang akan menambah pengetahuan/ wawasan pembaca.
             Contoh tema wacana eksposisi :
a)      Proses Pembuatan Ice Cream
b)      Manfaat Koperasi Sekolah
c)       Penyebab Kerusakan Mata
             Ciri – ciri :
a)      Informasi yang disampaikan berdasarkan kenyataan (pemahaman, penelitian, atau percobaan)
b)      Grafik, data, perhitungan, berfungsi sebagai pendukung.
c)       Bersifat memberi informasi sehingga pembaca bertambah pengetahuannya.
             Jenis pengembangan wacana eskposisi :
a)      Eksposisi definisi
b)      Eksposis proses
c)       Eksposis klasifikasi
d)      Eksposis ilustrasi ( contoh )
e)      Eksposis laporan
4.  Argumentasi
Pengertian : teks yang berisi pendapat mengenai suatu hal yang disertai alasan- alasan yang logis, sistematis dan penyajian bukti- bukti berupa data/ fakta/ konsep, sehingga pembaca meyakini pendapat penulis.
             Contoh wacana argumentasi :
a)      Artikel.
b)      Opini.
c)       Tajuk rencana.
5.  Persuasi
Pengertian : ajakan kepada seseorang untuk melakukan sesuatu dengan cara memberikan alasan yang meyakinkan kepada pembaca.

Ciri-Ciri Paragraf Persuasif :

  1. Penulis memahami bahwa pendirian dan pemahaman pembaca dapat diubah.
  2. Berusaha menjelaskan dan menarik kepercayaan pembaca
  3. Berusaha menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan antara penulis dengan pembaca.
  4. Berusaha menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakatan pendapatnya tercapai.
  5. Menunjukkan fakta-fakta dan data untuk menguatkan argumentasi atau dalil

Bentuk Paragraf Persuasif


Beberapa bentuk paragraf persuasif yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:
Bentuk pidato, misalnya propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu ditempat-tempat terbuka.
Bentuk tulisan berupa iklan dan selebaran.
Bentuk elektronik, misalnya iklan di televisi, bioskop, dan internet

Jenis Paragraf Persuasif


Sebagaimana bentuk paragraf persuasif tersebut, paragraf persuasif dapat digolongkan dalam beberapa jenis, di antaranya adalah:

1. Persuasi politik
Sesuai dengan namanya, persuasi politik dipakai dalam bidang politik oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang politik dan kenegaraan. Para ahli politik dan kenegaraan sering menggunakan pesuasi jenis ini untuk keperluan politik dan negaranya. Kita akan bisa memahami persuasi politik lebih baik lagi, bila kutipan berikut ini kita kaji dengan teliti. Naskah persuasi politik berikut ini berkombinasi dengan eksposisi.

2. Persuasi pendidikan
Persuasi pendidikan dipakai oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang pendidikan dan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Seorang guru, misalnya, bisa menggunakan persuasi ini untuk mempengaruhi anak supaya mereka giat berlajar, senang membaca dan lain-lain. Seorang motivator atau inovator pendidikan bisa memanfaatkan persuasi pendidikan dengan menampilkan konsep-konsep baru pendidikan untuk bisa dilaksanakan oleh pelaksana pendidikan. Kutipan artikel berita ini dapat dijadikan bahan menelaah karangan persuasi pendidikan.

3. Persuasi advertensi
Persuasi iklan dimanfaatkan terutama dalam dunia usaha untuk memperkenalkan suatu barang atau bentuk jasa tertentu. Lewat persuasi iklan ini diharapkan pembaca atau pendengar menjadi kenal, senang, ingin memiliki, berusaha untuk memiliki barang atau memakai jasa yang ditawarkan. Karena itu,advertensi diberi predikat jalur komunikasi antara pabrik dan penyalur, pemilik barang dan publik sebagai konsumen. Iklan itu beraneka ragam, ada yang sangat pendek, ada pula yang panjang.

Persuasi iklan yang baik adalah persuasi yang mampu dan berhasil merangsang konsumen membeli barang yang ditawarkan. Sebaliknya, persuasi iklan itu tergolong sebagai persuasi yang kurang baik apabila tidak berhasil merangsang konsumen untuk membeli barang yang diiklankan.

4. Persuasi propaganda

Objek yang disampaikan dalam persuasi propaganda adalah informasi. Tentunya tujuan persuasi tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi saja. Lebih dari itu, dengan informasi diharapkan pembaca atau pendengar mau dan sadar untuk berbuat sesuatu.

Persuasi propaganda sering dipakai dalam kegiatan kampanye. Isi kampanye biasanya berupa informasi dan ajaka. Tujuan akhir dari kampanye adalah agar pembaca atau pendengar menuruti isi ajakan kampanye tersebut. Pembuatan informasi tentang seseorang yang mengidap penyakit jantung yang disertai dengan ajakan pengumpulan dana untuk pengobatannya, atau selebaran yang berisi informasi tentang situasi tertentu yang disertai ajakan berbuat sesuatu adalah contoh persuasi propaganda.