IP (Internet Protocol) Address merupakan sebuah
alamat protokol yang dimiliki oleh setiap perangkat komputer yang
terhubung ke sebuah jaringan, baik itu jaringan dalam skala lokal
ataupun jaringan secara luas. Seperti halnya alamat rumah, IP Address
pun sudah pasti dimiliki oleh setiap komputer yang terhubung ke
jaringan. Setiap IP Address antara komputer satu dengan komputer yang
lainnya tentu akan berbeda karena alamat rumahpun tidak mungkin ada yang
sama bukan.? Dengan demikian pengirimian data dari komputer ke komputer
akan tepat sesuai apa yang akan dituju.
Kita edit isi file dengan mengetikan :
Debian:~# nano /etc/network/interfaces atau pico /etc/network/interfaces
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.27.254
netmask 255.255.255.0
network 192.168.27.0
broadcast 192.168.27.255
gateway 192.168.27.254
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 192.168.27.254
dns-search sandimulyadi.web.id
allow-hotplug eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.3.254
netmask 255.255.255.0
network 192.168.3.0
broadcast 192.168.3.254
gateway 192.168.3.1
dns-nameservers 192.168.3.254
Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa
interface tersebut akan
dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface lo tidak memiliki
konfigurasi IP karena
lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni
127.0.0.1. Alamat IP ini
digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri.
Konfigurasi untuk eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi
menggunakan IP
statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static
adalah:
- address:
menentukan IP address yang digunakan suatu komputer.
- network:
menentukan Network Address komputer.
- netmask:
menentukan subnet mask network komputer.
- broadcast:
menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan
diri pada jaringan.
- gateway:
menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut
mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya.
Setelah selesai melakukan perubahan pada file ini anda dapat mengaktifkan
setting ini dengan menjalankan perintah:
Debian:~# /etc/init.d/networking restart
Untuk memeriksa apakah setting ini sudah benar, perintah di bawah ini dapat
digunakan.
Debian:~# ifconfig atau ip a s
No comments:
Post a Comment