Thursday, May 23, 2013

Memahami Informasi Tertulis Dalam Berbagai Teks



Memahami Informasi Tertulis Dalam Berbagai Teks
Jenis wacana :
1.       Narasi
2.       Deskripsi
3.       Eksposisi
4.       Argumentasi
5.       Persuasi

1.       Narasi
Pengertian : Teks yang berisi peristiwa yang di susun secara kronologis sehingga membentuk alur cerita / plot.
             Ciri- ciri :
a)      Ceritanya disampaikan secara urut berdasarkan urutan kejadian (alur).
b)      Biasanya terdapat tokoh di dalamnya.
c)       Cerita berupa kenyataan ( fakta / non fiksi ) atau khayalan ( fiksi ).
             Contoh :
a)      Novel – cerpen
b)      Biografi – otobiografi

2.   Deskripsi
Pengertian : Teks yang menggambarkan keadaan bentuk / suasana tertentu, seperti benda, orang, / tempat sesuai dengan objek yang sebenarnya sehingga pembaca seolah- olah melihat sendiri, merasa/ mendengar hal tesebut.
             Contoh tema teks deskripsi :
a)      Keindahan Danau Toba
b)      Kondisi Aceh Pasca Tsunami
             Dilihat dari sifat objeknya, deskripsi dibedakan atas 2 macam :
a)      Deskripsi imajinatif / impresionis ialah deskripsi yang menggambarkan objek benda sesuai kesan / imajinasi si penulis.
b)      Deskripsi faktual / Ekspositoris ialah deskripsi yang menggambarkan objek berdasarkan urutan logika / fakta- fakta yang dilihat.
3.  Eksposisi
Pengertian : eksposisi / pemaparan adalah teks yang berisi pemaparan ( penjelasan ) terhadap suatu konsep, gagasan, ide, dengan tujuan menguraikan, mengupas, menerangkan sesuatu yang akan menambah pengetahuan/ wawasan pembaca.
             Contoh tema wacana eksposisi :
a)      Proses Pembuatan Ice Cream
b)      Manfaat Koperasi Sekolah
c)       Penyebab Kerusakan Mata
             Ciri – ciri :
a)      Informasi yang disampaikan berdasarkan kenyataan (pemahaman, penelitian, atau percobaan)
b)      Grafik, data, perhitungan, berfungsi sebagai pendukung.
c)       Bersifat memberi informasi sehingga pembaca bertambah pengetahuannya.
             Jenis pengembangan wacana eskposisi :
a)      Eksposisi definisi
b)      Eksposis proses
c)       Eksposis klasifikasi
d)      Eksposis ilustrasi ( contoh )
e)      Eksposis laporan
4.  Argumentasi
Pengertian : teks yang berisi pendapat mengenai suatu hal yang disertai alasan- alasan yang logis, sistematis dan penyajian bukti- bukti berupa data/ fakta/ konsep, sehingga pembaca meyakini pendapat penulis.
             Contoh wacana argumentasi :
a)      Artikel.
b)      Opini.
c)       Tajuk rencana.
5.  Persuasi
Pengertian : ajakan kepada seseorang untuk melakukan sesuatu dengan cara memberikan alasan yang meyakinkan kepada pembaca.

Ciri-Ciri Paragraf Persuasif :

  1. Penulis memahami bahwa pendirian dan pemahaman pembaca dapat diubah.
  2. Berusaha menjelaskan dan menarik kepercayaan pembaca
  3. Berusaha menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan antara penulis dengan pembaca.
  4. Berusaha menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakatan pendapatnya tercapai.
  5. Menunjukkan fakta-fakta dan data untuk menguatkan argumentasi atau dalil

Bentuk Paragraf Persuasif


Beberapa bentuk paragraf persuasif yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:
Bentuk pidato, misalnya propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu ditempat-tempat terbuka.
Bentuk tulisan berupa iklan dan selebaran.
Bentuk elektronik, misalnya iklan di televisi, bioskop, dan internet

Jenis Paragraf Persuasif


Sebagaimana bentuk paragraf persuasif tersebut, paragraf persuasif dapat digolongkan dalam beberapa jenis, di antaranya adalah:

1. Persuasi politik
Sesuai dengan namanya, persuasi politik dipakai dalam bidang politik oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang politik dan kenegaraan. Para ahli politik dan kenegaraan sering menggunakan pesuasi jenis ini untuk keperluan politik dan negaranya. Kita akan bisa memahami persuasi politik lebih baik lagi, bila kutipan berikut ini kita kaji dengan teliti. Naskah persuasi politik berikut ini berkombinasi dengan eksposisi.

2. Persuasi pendidikan
Persuasi pendidikan dipakai oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang pendidikan dan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Seorang guru, misalnya, bisa menggunakan persuasi ini untuk mempengaruhi anak supaya mereka giat berlajar, senang membaca dan lain-lain. Seorang motivator atau inovator pendidikan bisa memanfaatkan persuasi pendidikan dengan menampilkan konsep-konsep baru pendidikan untuk bisa dilaksanakan oleh pelaksana pendidikan. Kutipan artikel berita ini dapat dijadikan bahan menelaah karangan persuasi pendidikan.

3. Persuasi advertensi
Persuasi iklan dimanfaatkan terutama dalam dunia usaha untuk memperkenalkan suatu barang atau bentuk jasa tertentu. Lewat persuasi iklan ini diharapkan pembaca atau pendengar menjadi kenal, senang, ingin memiliki, berusaha untuk memiliki barang atau memakai jasa yang ditawarkan. Karena itu,advertensi diberi predikat jalur komunikasi antara pabrik dan penyalur, pemilik barang dan publik sebagai konsumen. Iklan itu beraneka ragam, ada yang sangat pendek, ada pula yang panjang.

Persuasi iklan yang baik adalah persuasi yang mampu dan berhasil merangsang konsumen membeli barang yang ditawarkan. Sebaliknya, persuasi iklan itu tergolong sebagai persuasi yang kurang baik apabila tidak berhasil merangsang konsumen untuk membeli barang yang diiklankan.

4. Persuasi propaganda

Objek yang disampaikan dalam persuasi propaganda adalah informasi. Tentunya tujuan persuasi tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi saja. Lebih dari itu, dengan informasi diharapkan pembaca atau pendengar mau dan sadar untuk berbuat sesuatu.

Persuasi propaganda sering dipakai dalam kegiatan kampanye. Isi kampanye biasanya berupa informasi dan ajaka. Tujuan akhir dari kampanye adalah agar pembaca atau pendengar menuruti isi ajakan kampanye tersebut. Pembuatan informasi tentang seseorang yang mengidap penyakit jantung yang disertai dengan ajakan pengumpulan dana untuk pengobatannya, atau selebaran yang berisi informasi tentang situasi tertentu yang disertai ajakan berbuat sesuatu adalah contoh persuasi propaganda.

1 comment: